Pengobatan Penyakit Diare

Pengobatan Penyakit Diare ringan tidak perlu dilakukan karena akan sembuh dengan sendirinya dalam waktu 3-5 hari. Hal ini dapat dijelaskan karena sel-sel selaput lendir yang luka dan rusak, bersama virus (atau kuman) dan toksinnya, dilepaskan dalam waktu kurang lebih 4 hari dan dikeluarkan dengan tinja untuk kemudian diganti oleh sel-sel baru. Dengan demikian keseimbangan antara penyerapan dan pengeluaran cairan oleh selaput lendir dinormalisir kembali. Oleh karena itu cukup bila istirahat dan banyak minum air (atau ORS) guna memelihara kadar garam dan air dalam tubuh.


Penghambat Diare

Untuk mengurangi diare dan mempercepat penyembuhannya, sering kali digunakan berbagai jenis obat. Diare yang disertai darah, demam dan kejang-kejang perut hebat sebaiknya tidak diobati sendiri, pilihannya :

1. Loperamida (Imodium)

Kebanyakan di negara Barat adalah obat bebas, tetapi di Indonesia masih memerlukan resep. Pengobatan Penyakit Diare ini banyak digunakan karena sangat ampuh untuk mempersingkat waktu diare sampai 2-3 hari. Kerjanya berdasarkan menekan peristaltik berlebihan dari usus dan memulihkan keseimbangan yang terganggu antara penyerapan dan pengeluaran air dari sel dinding usus. Efeknya lebih ditingkatkan bila pada penderita juga diberikan ORS.

2. Arang Aktif (Bekarbon, Norit)

Bila loperamida kurang berhasil, arang aktif juga sering kali ampuh. Terutama pada diare akibat salah makan atau disebut juga keracunan makanan. Arang aktif sangat berguna untuk mengadsorpsi zat-zat asing dan zat beracun yang berasal dari makanan rusak (basi, terurai oleh kuman). Untuk efek optimal perlu diminum dalam dosis cukup besar, yakni 2-3 kali sehari 3-4 tablet

3. Obat Rumah Tangga

Akhirnya masih dapat disebut minuman Coca Cola yang oleh sementara wisatawan diminum untuk mencegah dan menyembuhkan diare perjalanan. Diduga khasiatnya terletak pada Ekstrak Cola yang merupakan konstituen standar dalam minuman ini dan yang mengandung asam lemak dan antioksidansia yang mampu menjadi Pengobatan Penyakit Diare.

4. Obat Dokter

Obat-obatan tersebut diatas dapat digunakan untuk penanganan sendiri diare virus ringan, tetapi tidak berguna untuk diare yang disebabkan oleh bakteri, seperti disenteri basiler dan kolera. Untuk penyakit ini tersedia sejumlah obat lebih efektif yang dapat memusnahkan bakteri penyebabnya dalam usus. Obat antibakteri demikian meliputi beberapa jenis sulfa (sulfasuksidin dan sulfaguanidin) dan antibiotika (neomisin) yang hanya dapat diperoleh atas resep dokter.

Untuk diare yang penyebabnya virus, obat-obatan ini tidak efektif karena tidak bekerja sebagai antivirus dan tidak mempercepat penyembuhan

5. Istirahat yang cukup

Pengobatan Penyakit  diare dapat dilakukan dengan cara melakukan intirahat yang cukup. Jauhi tidur yang terlampau malam serta bangun yang terlalu pagi. Perlu anda ketahui sistem pencernaan anda juga membutuhkan istirahat yang cukup sehingga dapat memulihkan diri anda dan sedia pada waktunya pencernaan mulai bekerja kembali. Dengan anda tidur yang cukup dapat menolong anda untuk menyembuhkan diare yang sedang anda alami saat ini.

6. Minum teh hitam

Teh hitam dapat anda jadikan bahan untuk pengobatan Penyakit diare yang sedang anda alami, selain dengan menggunakan ter hitam anda juga dapat menggunakan teh pait atau teh tanpa gulauntuk untuk pengobatan yang anda berikan pada penderita penyakit diare. Bila penderita  tidak menyukai rasa teh yang pait anda dapat menambahkan dua sendok makan madu setiap cangkir teh yang anda berikan untuknya. Meminum teh hitam, rasberry, chamomile, jahe, dan teh blackberry diantara waktu makan penderita berguna untuk menenangkan perut serta untuk mencegah dehidrasi.

Gejala Penyakit Diare

Gejala dari penyakit diare yang dirasakan oleh penderita adalah :

  • Badan terasa lemas karena BAB yang sering, lebih dari 3 kali dalam jangka waktu satu hari.
  • Perut terasa mulas sampai kramp, dan juga perut menjadi kembung.
  • Penderita akan mengalami demam.
  • Selalu merasa mual dan muntah-muntah.
  • Bentuk dari tinja yang lembek dan cair.

Apabila anda atau bagian keluarga anda lainnya mengalami gejala dibawah ini ada baiknya anda segera membawa penderita ke rumah sakit untuk mendapatkan Pengobatan Penyakit Diare yang lebih lanjut. Gejala yang perlu diwakpadai adalah : demam pada penderita yang tinggi, diare yang disertai dengan lendir dan darah, merasakan sakit perut yang sedang hingga hepat, dan telah adanya tanda dehidrasi sedang dan berat antara lain : mata dan pipi cekung, mulut yang kering, kulit kering, merasakan haus, jarang buang air kecil, dan kencing yang berwarna gelap.

Pengobatan Penyakit Diare dengan Bahan Herbal

Selain dengan cara-cara yang sudah kita bahas diatas, anda juga dapat menggunakan ramuan herbal untuk pengobatan penyakit diare yang anda alami. Ramuan yang dapat anda buat adalah dengan menyiapkan buah apel yang belum masak. Cara penggunaan dari ramuan herbal ini adalah dengan mengkonsumsi apel yang belum masak tersebut sampai diare yang anda alami membaik.

pengobatan lainnya yang dapat anda buat adalah dengan menyiapkan 5 gram kayu secang dan air bersih sebanyak 2 gelas. Cara pembuatan ramuan dengan menggunakan kayu secang ini adalah dengan memcuci bersih kayu secang yang sudah anda sediakan. Lalu kayu secang anda rebus dengan menggunakan air hingga mendidih semala lima belas menit. Setelah 15 menit dan ramuan matang, air disaring dan dibagi menjadi dua untuk dikonsumsi penderita setiap pagi dan sore hari.

Pengobatan Penyakit Diare


=====================================

>>> Kapsul Herbal Obat Diare Untuk Membantu Mengatasi Diare, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Penyebab Diare and tagged , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>